Archive for April, 2009
Aku Cinta Batik, tidak mudah mengatakannya, karena memang perlu usaha. Setiap kali mendengar kata batik pasti yang terbayang adalah mau kondangan. Kalau sekarang setiap kali mendengar kata batik, pasti terbayang hari Jum’at dan pegawai negri. Memang perlu usaha yang keras untuk itu.
Setiap kali mendengar kali mendengar kata batik, pasti juga terbayang pulang kampung di Cirebon. Dulu waktu kecil kebetulan tetangga saya dalah pembuat batik, dan juga yang tebayang adalah ibu-ibu lagi milih kain batik, batik parang rusak, batik mega mendung, dan jenis batik lainnya.
Serang banyak sekali inovasi tentang batik, duh bangga juga. Kebetulan bulan kemaren pulang ke Cirebon dan sudah banyak perubahan, ternyata memang butuh waktu untuk menyadarinya. Sepanjang jalan menuju trusmi sebagai sentra batik daerah Cirebon telah banyak berderet toko-toko batik, yang dulu tidak ada, yang dulu hanay bentuk pabrik, yang dulu hanya sebagai kerajinan rumah tangga, kini telah berubah menjadi sentra bisnis.
Namun yang menyedihkan adalah bahwa pengrajinnya atau pegawainya adalah bukan asli orang Cirebon. Kebanyakan pegawainya didatangkan dari Solo atau Yogya. Apakah orang Cirebon sendiri tidak ada yang bisa membatik? ternyata jawabannya bukan itu. Sebenarnya sudah ada pelatihan membatik untuk orang cirebon sendiri, tapi ternyata orang Cirebon lebih suka bekerja di pabrik. Kebetulan di Cirebon juga banyak usaha yang lainnya seperti rotan dan makanan kecil, karena memang membatik selain perlu keahlian perlu juga kesabaran. Itu mungkin yang tidak ada pada orang Cirebon.
Namun walau begitu kini bisa berani katakan aku cinta batik , Aku Cinta Batik , AKU CINTA BATIK.
Bagaimana Dengan Anda??


